MakelaRumah App

• GRATIS

Install
Pemerintah Siapkan Pembangunan Rusun Subsidi dengan Skema Hak Milik di 5 Kota Besar

Pemerintah Siapkan Pembangunan Rusun Subsidi dengan Skema Hak Milik di 5 Kota Besar

Jakarta, 19 November 2025 — Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) merencanakan pembangunan rumah susun subsidi (rusun) di lima kota besar Indonesia. Program ini menggunakan skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan ditargetkan mulai dibangun pada awal 2026.

Kota Tujuan dan Alasan Program

Lima kota yang menjadi lokasi proyek rusun subsidi ini adalah Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado.
Menurut Menteri PKP Maruarar Sirait (dikenal sebagai “Menteri Ara”), program ini merupakan respons terhadap tingginya harga tanah di perkotaan dan meningkatnya permintaan hunian terjangkau yang dekat dengan pusat aktivitas pekerjaan.

Skema Kepemilikan

Menariknya, rusun subsidi ini nantinya akan berbentuk hak milik satuan rumah susun (SHM Sarusun), artinya penghuni akan memiliki sertifikat atas unit masing-masing secara kepemilikan vertikal.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menyatakan bahwa skema kepemilikan ini masih dalam pembahasan teknis, termasuk aspek skema pembiayaan dan konstruksi.

Anggaran dan Target Awal

  • Menteri PKP telah mengalokasikan Rp 375,32 miliar untuk pembangunan rusun di 2026, yang akan membiayai 796 unit di total sekitar 21 tower.

  • Ara menargetkan groundbreaking (peletakan batu pertama) di awal 2026.

  • Selain rusun, Kementerian PKP juga mengusulkan kuota rumah subsidi tahun 2026 sebesar 500 ribu unit.

Tantangan dan Catatan Penting

  1. Ketersediaan Lahan
    Karena perkotaan memiliki lahan yang sangat mahal, proyek rusun ini menjadi alternatif untuk mengoptimalkan lahan vertikal.

    Ada juga rencana untuk mempertimbangkan lahan bekas lembaga pemasyarakatan (lapas) sebagai salah satu opsi lokasi pembangunannya.

  2. Pengawasan Proyek
    Rencana ini tidak hanya internal di Kementerian PKP: menurut laporan, usulan pembangunan akan dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Jamdatun) dan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).

  3. Regulasi dan Skema Teknis
    Karena skema SHM Sarusun relatif lebih kompleks dibanding rumah tapak, masih banyak hal yang harus disepakati terkait aturan, pembiayaan, dan manajemen rusun. Direktorat Perumahan Perkotaan PKP menyebutkan sedang diskusi intensif dengan pemerintah daerah kota-kota terkait.

  4. Kebutuhan Finansial MBR
    Target penerima adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Agar program ini berjalan efektif, skema pembiayaan (DP, cicilan) harus sangat ramah MBR, agar kepemilikan SHM Sarusun benar-benar bisa diakses oleh publik sasaran.

Potensi Dampak

  • Sosial-ekonomi: Jika berhasil, program ini bisa memperluas akses kepemilikan hunian di kota, terutama bagi masyarakat yang bekerja di pusat-pusat kota dan kesulitan membeli rumah tapak karena harga tanah tinggi.

  • Tata ruang kota: Rusun subsidi dapat menjadi salah satu solusi penataan kota vertikal untuk menghindari sprawl kota dan penggunaan lahan yang tidak efisien.

  • Efek pemerataan: Dengan pembangunan di lima kota besar, potensi dampak pemerataan hunian terjangkau bisa lebih merata di wilayah urban Indonesia.

  • Risiko pengelolaan: Setelah pembangunan, keberlanjutan rusun (pengelolaan, iuran perawatan) perlu direncanakan dengan baik agar tidak membebani penghuni.

Kesimpulan

Rencana pemerintah membangun rusun subsidi dengan status hak milik vertikal (SHM Sarusun) di lima kota besar adalah langkah strategis dan ambisius untuk menanggulangi masalah hunian di perkotaan. Meskipun masih banyak aspek teknis dan regulasi yang harus diselesaikan, cadangan anggaran, target waktu, dan komitmen Kementerian PKP menunjukkan bahwa inisiatif ini cukup serius. Jika berjalan dengan baik, program ini bisa menjadi model hunian vertikal subsidi di kota-kota besar Indonesia.

 

Punya impian punya rumah baru? Atau ingin properti Anda cepat laku?
Kini semua bisa lebih mudah!

Temukan hunian dan peluang investasi terbaik hanya di MakelaRumah
Tempat bertemunya penjual dan pembeli dengan cara yang lebih cerdas.

Kunjungi: www.MakelaRumah.com

 

Sumber gambar : https://share.google/images/WWg1Yv3ULt6aQx4bB

whatsapp button